Meningkatkan Strategi Trading dengan Support dan Resisten

Meningkatkan Strategi Trading dengan Support dan Resisten

Apakah metode terbaik untuk meningkatkan strategi trading ? Gunakan konsep support dan resisten dalam strategi trading kita.

Pelajari bagaimana menggunakan level-level support dan resisten dalam strategi trading kita untuk mendongkrak hasil trading supaya lebih optimal

Apakah Level Support dan Resisten Itu?

Sebelum kita belajar mengenai support dan resisten, kita pertamakali mesti memahami dasar dari demand (permintaan) dan supply (pasokan).Demand dan supply merupakan kekuatan utama dalam pergerakan harga. Pasar naik jika demand mendominasi supply dan berbalik turun ketika supply mendominasi demand

(Analisa teknikal mempelajari pola-pola perulangan harga dari perubahan demand dan supply. Analisa fundamental menilik faktor-faktor penentu demand dan supply).Harga naik ketika demand (permintaan) lebih kuat dibanding dengan supply (pasokan). Para pembeli lebih antusias dibanding para penjual yang hendak menjual. Sehingga para pembeli akan menawarkan harga lebih tinggi untuk menarik penjual. Harga naik.

Harga turun ketika pasokan lebih kuat dari permintaan.Para penjual lebih antusias untuk menjual dibanding kehendak pembeli untuk membeli. Dalam hal ini, penjual akan menurunkan permintaan harga sampai para pembeli ingin membeli. Harga turun .

Pada level support, kita berharap permintaan (demand) membanjiri pasokan (supply). Ketika permintaan lebih kuat dibanding pasokan, harga akan naik. Atau setidaknya, harga akan berhenti jatuh pada level support.Pada level resisten, ketika supply (pasokan) mengatasi demand (permintaan), kita berharap harga berhenti naik, lantas  turun.

Perhatikan bahwa support dan resisten bukanlah merupakan tingkat/level  harga yang jelas . Support dan resisten terjadi dalam rentang harga. Namun untuk kenyamanan dan kejelasan, banyak analis teknikal menggambar garis untuk menandai support dan resisten.

Menggambar garis untuk mewakili support dan resisten dapat diterima selama kita memahami bahwa garis-garis tersebut benar-benar mewakili zona dimana demand dan supply berubah tidak seimbang.

Bagaimana Menemukan Level Support dan Resisten?

Swing Highs and Swing Lows (Ayunan Level Tertinggi dan Level Terendah)

Ayunan level tertinggi dan ayunan level terendah merupakan awal titik balik pasar .Oleh karena itu, mereka merupakan pilihan alami untuk memproyeksikan level-level support dan resisten.

Setiap titik ayunan adalah satu potensi untuk level support atau resisten. Namun, untuk trading efektif, kita mesti focus pada ayunan level tertinggi  dan ayunan level terendah  yang utama

 

Congestion Areas (Area  Ranging/stagnan)

Pelaku pasar telah menghabiskan waktu yang panjang dalam area yang ranging/stagnan. Sangat mungkin bahwa mereka telah membentuk lampiran psikologis atau terperangkap dalam rentang transaksi yang kian menipis  Oleh karena itu area stagnan sebelumnya merupakan level support dan resisten yang dapat diandalkan.

Area stagnan merupakan area yang memperkuat gagasan bahwa support dan resisten merupakan zona, bukan level harga tertentu..

 

 

Moving Average

Kita dapat juga menentukan level support dan resisten dengan menggunakan Moving Average Dan sangat bagus saat pasar dalam kedaan trending.

 

 

Fibonacci Retracement

Fibonacci retracement adalah metode popular lain untuk memproyeksikan support dan resisten dengan kalkulasi. Secara manualpun, kita dengan mudah dapat menentukan level support dan resisten tanpa perhitungan.Mengindetifikasi ayunan harga utama dan focus pada retracement (koreksi)  dari pergerakan dengan rasio fibonacci.

Rasio Fibonacci meliputi  23.6%, 38.2%, 50%, 61.8% dan  100%. Retracement 100%  adalah sama dengan menggunakan  satu ayunan level tertinggi atau terendah sebagai support atau resisten.

Strategi trend- trading intraday bagus juga dengan menggunakan Fibonacci retracements untuk menemukan transaksi terbaik

 

Flipping of Support/Resistance (Pembalikan Support/Resisten)

Pembalikan merupakan satu konsep penting untuk support dan resisten. Hal tersebut merujuk pada gejala support yang berbalik menjadi resisten atau resisten yang berbalik menjadi support.

Ketika harga menembus level support, menunjukkan perubahan kekuatan dari buyer ke seller  Level support lalu menjadi level resisten dimana seller percaya diri untuk bertahan. Kondisi sebaliknya juga berlaku ketika harga  menembus resisten

Konsep ini bisa diterima terlepas metode apa yang kita gunakan untuk menemukan level support dan resisten.

 

 

Support/Resistance from Higher Time-frame (Support/Resisten dari Kerangka Waktu Yang Lebih Tinggi)

Untuk focus terhadap level support dan resisten utama, kita dapat menemukannya pada kerangka waktu yang lebih tinggi sebelum menerapkannya pada kerangka waktu yang biasa kita terapkan untuk dianalisa

Singkatnya, kita dapat memperhatikan level support dan resisten dari grafik weekly. Lantas tandai pada grafik Daily untuk menemukan peluang trading .Metode ini akan menggiring kita supaya tetap focus pada level support dan resisten yang penting, alih-alih memenuhi grafik kita dengan lusinan level support dan resisten yang potensial.

Bagaimana Menggunakan Level Support dan Resisten dalam Strategi Trading?

Dalam tren naik, level-level support biasanya bertahan. Dalam tren turun, level-level resisten cenderung bertahan. Maka, jika kita melihat level support yang bertahan, kita mesti mempertimbangkan untuk bertransaksi hanya posisi beli . Sebaliknya jika kita melihat level resisten yang bertahan kita hanya bertransaksi jua. Perhatikan dengan jeli level-level harga merupakan cara sederhana menemukan kecenderungan arah pasar .

Contoh di bawah merupakan analis grafik weekly. Dan menunjukkan bagaimana ayunan level terendah utama bertahan sebagai support, yang menandai sinyal bullish.

 

 

 

Strategi trading kita mungkin mempunyai cara tersendiri dalam menentukan arah pasar. Dalam hal ini, jangan ragu dengan analisa kita terhadap support dan resisten Sandarkan strategi trading kita pada kecenderungan primer dari pasar.

Namun, kita bisa menggunakan analisa support dan resisten untuk meningkatkan strategi trading. Singkatnya, jika strategi trading kita menyatakan untuk beli, tetapi harga saat ini di bawah level resisten utama, kita harus menunggu harga menembus resisten sebelum berbalik arah .Dengan menunggu gerak harga hingga mendekati level support dan resisten, kita akan terhindar dari trading berkualitas rendah.

Memasuki Transaksi

Perhatikan sinyal untuk bullish (naik)  pada level support dan sinyal bearish (turun) pada level resisten. Ini adalah kunci untuk menemukan transaksi terbaik dalam setiap strategi trading

 

 

 

Grafik di atas  menunjukkan transaksi berdasarkan pada strategi trading menggunakan MACD dengan inside bar. Bullish inside bar berada pada  support dari area harga kongesti sebelumnya.  Data tersebut menghasilkan transaksi berkualitas tinggi.

Keluar Transaksi

Support dan resisten,  bahkan jika salah satunya minor, merupakan target dan stop harga yang efektif.

 

 

Bagi trader harian, level tertinggi dan terendah dari sesi transaksi sebelumnya merupakan level support dan resisten yang penting . Di atas adalah contoh yang menunjukkan bahwa level terendah dari sesi sebelumnya merupakan target harga yang sempurna dalam transaksi tersebut

Support dan Resisten—Essensi dan efektif

Support dan resisten merupakan gambaran utuh  yang esensial dari landskap harga .  Jangan menentukan arah harga tanpa keduanya. Sebelum mempertimbangkan untuk transaksi, tandai level-level support dan resisten. Keduanya merupakan zona-zona potensial dari demand dan supply yang akan membantu kita dalam memahami pasar. Terapkan pemahaman ini dalam strategi trading kita untuk meraih benefit yang optimal

 

 

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1t3b7E6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s