Strategi Trading dengan Candle Berpola Doji dan Pivot Point

Sebelum memasuki pembahasan atas tema di atas, nampaknya kita sepakat dengan para ahli sekalipun bahwa trading dengan hanya menggunakan pola candlestick saja tidak akan meraup laba. Oleh karena itu, banyak strategi trading menggunakan pola candlestick dengan menggabungkannya dengan alat atau indikator lainnya sebagai penguat konfirmasi dalam memasuki pasar.

Dan pendekatan di bawah ini adalah merupakan satu strategi trading yang memadukan antara candlestick berpola doji dengan formula pivot point (sebagai zonasi untuk support dan resisten)

Perangkat Transaksi

Pivot Point

Pivot point merupakan level-level harga yang dihitung berdasarkan pada level high, level low dan level close dari satu candlestick yang diambil pada sesi trading terakhir (penutupan). Level-level tersebut pada akhirnya akan menghasilkan area support dan resistance.

Formula pivot point adalah :

  • Pivot Point (PP) = (High + Low + Close)/3
  • Level support pertama  (S1) = (PP x 2) – High
  • Level support kedua  (S2) = PP – (High – Low)
  • Level resisten pertama  (R1) = (PP x 2) – Low
  • Level resisten kedua  (R2) = PP + (High – Low)

Contoh tersebut di atas merupakan formula pivot point secara sederhana, untuk studi lebih lanjut kita  bisa mengacu pada  online Pivot Point Calculator., yang bisa menghitung  4 level support dan resisten

High Close Doji

Prinsipnya, tunggu hingga terbentuk satu candlestick berpola doji, lalu temukan satu candlestick yang ditutup  di atas level high dari candlestick doji tersebut. Itulah sinyal kita untuk aksi beli.

Low Close Doji

Kebalikan dari prinsip di atas, kita menunggu terbentuknya satu candlestick berpola doji, lantas kita cari satu candlestick yang ditutup di bawah level low dari candle doji tersebut sehingga memberi sinyal untuk aksi sell.

 Aturan Trading Candlestick Berpola Doji dan Pivot Point

Strategi Untuk Beli

  1. Doji berada pada level support
  2. Beli di atas level high candle dekat  Doji tersebut

Strategi Untuk Jual

  1. Doji berada pada level resisten
  2. Jual di bawah level low candle dekat  Doji tersebut

Candlestick and Pivot Point Trading Examples

Contoh trading menggunakan Doji dan Pivot Point

Trading Profit – High Close Doji :

Grafik di atas menunjukkan bagaimana trading dengan memanfaatkan candlestick berpola  doji dan pivot point, dengan penjelasan sebagai berikut, harga mulai jatuh setelah setelah pasar dibuka.

  1. Harga menjumpai support 2 (S2). Empat candle doji dan tiga candle bullish masih berada di bawah area support 2, mengindikasikan kekuatan support 2.
  2. Candle  bullish ditutup di atas doji terakhir,sehingga menjadi sinyal untuk beli
  3. Support 1 (S1) merupakan target alami pertama.

 Contoh :Trading Rugi – Low Close Doji

Grafik di atas menunjukkan bagian dari sesi trading sebelumnya. Garis solid vertical membagi sesi transaksi .

  1. Harga dibuka naik dan sangat kuat melintasi Resisten 1 (R1).
  2. Muncul candle di area Resisten 2 (R2)  berpola candle bearish reversal (shooting star)  Namun, diikuti dua candle doji kecil .
  3.  Candle ini ditutup di bawah level low kedua doji sebelumnya, sinyal untuk jual. Kami menjual dan ternyata gagal harga naik dan melanjutkan trennya

Ulasan– Candlestick dan Pivot Point

Trading dengan pola candlestick di sekitar area support dan resisten merupakan salah satu strategi trading yang efektif. Dalam variasi tertentu, kita gunakan formasi high close doji dan low close doji  dengan level-level pivot point.

Candlestick berpol doji mencerminkan ketidakpastian. Formasi penetrasi dari  High close dojis dan low close dojis  merupakan contoh dari  ketidakpastian Kebanyakan break-out berarti berlanjutnya suatu tren atau juga merupakan mulainya pembalikan arah/reversal

Untuk menemukan high close dojis  yang tampil lebih baik,  kita mesti menyimak hal-hal berikut ini:

  •  Banyaknya candle doji disekitar level-level pivot untuk menegaskan harga terhenti
  • Tidak ada candle bearish yang kuat
  • Gagalnya  low close doji

Terapkan logika yang sama untuk Low Close Doji.

Jika ragu, selalu  lebih baik untuk menunggu gerakan harga lebih lanjut yang terungkap. Karena hal tersebut biasanya menjadi trading yang lebih baik setelah bertemu di sekitar level-level pivot .

Pivot poin adalah alat traading harian yang popular. Namun, bukan berarti paling unggul dalam membentuk level support dan resisten . Jangan menerapkan strategi trading pembalikan/reversal dengan level-level support-resisten dari pivot point  tanpa pandang bulu/ analisa lebih dalam

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1stmmFE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s