Bagaimana Trading Memanfaatkan Formasi Pin Bar?

Formasi Pin Bar adalah bagian dari aplikasi  pola pembalikan (reversal) dan berikut ini adalah sedikit perbedaan untuk kemungkinan masuk posisi (entry) saat formasi pin bar terjadi:

-At market entry- artinya kita memasuki pasar segera setelah formasi pin bar terbentuk; Buy untuk formasi pin bar bullish dan Sell untuk formasi pin bar bearish

-On stop entry- artinya kita menempatkan limit order untuk Buy stop (biasa dikenal dengan buy break) atau sell stop (sell break) setelah formasi pin bar terbentuk dengan pertimbangan harga akan kembali menembus formasi pin bar bullish (untuk order buy stop)  atau pun pin bar bearish (untuk order sell stop). Pada formasi pin bar bullish, kita tempatkan order buy stop di atas level high dari pin bar dan memasang stop loss 1-2 pips di bawah level low dari panjang ekor pin bar tersebut. Pada formasi pin bar bearish, kita tempatkan order sell stop di bawah level low dari pin bar dan memasang stop loss 1-2 pips di atas level high dari panjang ekor pin bar tersebut

-limit entry- artinya kita menempatkan limit order di atas harga pasar saat ini untuk posisi sell dan di bawah harga pasar saat ini untuk posisi buy . Dasar pertimbangan tersebut adalah  bahwa sebagian pin bar akan melakukan koreksi sekitar 50% dari panjang ekor, sehingga kita bisa mengambil momentum untuk masuk posisi dengan menerapkan limit order . Teknik ini juga mempersempit stop loss  dengan kalkulasi stop loss hanya di atas atau di bawah level high atau low dari pin bar  dan berpotensi menghasilkan risk reward ratio yang tinggi.

 

Catatan : Agar trading dengan formasi pin bar lebih efektif, kita mesti mencermati formasi pin bar secara akurat (perhatikan karakteristik formasi pin bar yang valid), karena tidak semua formasi pin bar terbentuk secara akurat.

Kita juga bisa mencoba mengamati formasi pin bar saat bersua  dengan faktor lainnya. Secara general, formasi pin bar dalam  tren grafik Daily lebih akurat. Sehingga potensi profit dalam memanfaatkan formasi pin bar pada grafik Daily lebih tinggi baik pada saat pasar bergerak dalam pola ranging (bergerak dalam rentang kisaran)  atau pergerakan pada saat pasar akan berubah tren. Contoh dari faktor pertemuan (factors of confluence) antara lain: level support dan resisten yang kuat, level fibonaci retracement 50%, atau Moving Average.

 

 

Formasi Pin Bar dalam Pasar Ranging dan Pasar Saat Berubah Tren

Pada contoh grafik di bawah ini, kita dapat mendeteksi satu  formasi pin bar bearish untuk sinyal sell yang terbentuk pada level resisten kunci dari EURUSD. Termasuk formasi pin bar ideal sebab ekornya lebih panjang  dibandingkan dengan candle sekitarnya serta melampaui  level resisten kunci, sehingga berindikasi bahwa penolakan kuat atau juga false-break (tembus tipuan)  dari resisten penting tersebut  telah berlangsung. Maka, terdapat tingkat kemungkinan tinggi bahwa harga akan bergerak lebih rendah setelah formasi pin bar tersebut terbentuk. . Perhatikan 50% dari panjang ekor pin bar terpasang posisi sell limit dengan perkiraan bahwa candle berikutnya akan mencapai 50% dari panjang ekor pin bar tersebut sebelum pasar secara signifikan anjlok lebih dalam…

– Formasi Pin Bar  dalam Tren Saat  Bertemu dengan Beragam Faktor

Pada contoh grafik di bawah ini, kita menemukan satu pin bar bearish untuk sinyal sell yang terbentuk dalam struktur pasar sedang bertendensi menurun dan juga bertemu dengan level resisten. Pertemuan antara EMA 8 (garis merah) dan EMA 21 (garis biru) dan resisten horizontal pada level 1.3200 saat tren menurun, memberi peluang untuk sinyal sell. Pada saat  kita temukan formasi pin bar yang ideal seperti di bawah ini, serta pertemuannya dengan area atau level signifikan di pasar, maka memuat potensi profit yang tinggi

Beberapa nama atau sebutan lain untuk formasi pin bar telah dijelaskan dalam studi analisa teknikal, terutama yang berkenaan dengan pola-pola candlestick klasik Jepang, yang mempunyai terminologi agak berbeda:

Satu formasi pin bar untuk pembalikan menurun (bearish reversal) atau top reversal pin bar formation disebut juga sebagai “long wicked inverted hammer”, atau “long wicked doji” atau “long wicked gravestone” atau juga sebagai “shooting star”

Satu formasi pin bar untuk pembalikan naik (bullish reversal) atau bottom reversal pin bar formation disebut juga sebagai “long wicked hammer”, atau “long wicked doji” atau juga “long wicked dragonfly”.

Kesimpulan:

Formasi pin bar merupakan satu elemen  yang sangat berharga saat kita mengaplikasikan strategi trading  berbarengan dengan pengamatan kita terhadap gerak harga. Strategi terbaik untuk formasi pin bar adalah pada saat terjadi pertemuan dengan level-level support atau resisten, konfirmasi tren yang dominan, atau faktor-faktor penegas lainnya.

Formasi pin bar juga berlaku pada semua kerangka waktu, namun sangat powerful pada kerangka waktu  1 jam, 4 jam dan Daily dan juga Weekly serta Monthly. Sehingga dengan menerapkan strategi trading via formasi pin bar secara konsisten dan disiplin plus sabar, maka peluang profit secara bersinambung juga terbuka.

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1hpc7Mb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s