Bagaimana Trading Memanfaatkan Formasi Pin Bar?

Formasi Pin Bar adalah bagian dari aplikasi  pola pembalikan (reversal) dan berikut ini adalah sedikit perbedaan untuk kemungkinan masuk posisi (entry) saat formasi pin bar terjadi:

-At market entry- artinya kita memasuki pasar segera setelah formasi pin bar terbentuk; Buy untuk formasi pin bar bullish dan Sell untuk formasi pin bar bearish

-On stop entry- artinya kita menempatkan limit order untuk Buy stop (biasa dikenal dengan buy break) atau sell stop (sell break) setelah formasi pin bar terbentuk dengan pertimbangan harga akan kembali menembus formasi pin bar bullish (untuk order buy stop)  atau pun pin bar bearish (untuk order sell stop). Pada formasi pin bar bullish, kita tempatkan order buy stop di atas level high dari pin bar dan memasang stop loss 1-2 pips di bawah level low dari panjang ekor pin bar tersebut. Pada formasi pin bar bearish, kita tempatkan order sell stop di bawah level low dari pin bar dan memasang stop loss 1-2 pips di atas level high dari panjang ekor pin bar tersebut

-limit entry- artinya kita menempatkan limit order di atas harga pasar saat ini untuk posisi sell dan di bawah harga pasar saat ini untuk posisi buy . Dasar pertimbangan tersebut adalah  bahwa sebagian pin bar akan melakukan koreksi sekitar 50% dari panjang ekor, sehingga kita bisa mengambil momentum untuk masuk posisi dengan menerapkan limit order . Teknik ini juga mempersempit stop loss  dengan kalkulasi stop loss hanya di atas atau di bawah level high atau low dari pin bar  dan berpotensi menghasilkan risk reward ratio yang tinggi.

 

Catatan : Agar trading dengan formasi pin bar lebih efektif, kita mesti mencermati formasi pin bar secara akurat (perhatikan karakteristik formasi pin bar yang valid), karena tidak semua formasi pin bar terbentuk secara akurat.

Kita juga bisa mencoba mengamati formasi pin bar saat bersua  dengan faktor lainnya. Secara general, formasi pin bar dalam  tren grafik Daily lebih akurat. Sehingga potensi profit dalam memanfaatkan formasi pin bar pada grafik Daily lebih tinggi baik pada saat pasar bergerak dalam pola ranging (bergerak dalam rentang kisaran)  atau pergerakan pada saat pasar akan berubah tren. Contoh dari faktor pertemuan (factors of confluence) antara lain: level support dan resisten yang kuat, level fibonaci retracement 50%, atau Moving Average.

 

 

Formasi Pin Bar dalam Pasar Ranging dan Pasar Saat Berubah Tren

Pada contoh grafik di bawah ini, kita dapat mendeteksi satu  formasi pin bar bearish untuk sinyal sell yang terbentuk pada level resisten kunci dari EURUSD. Termasuk formasi pin bar ideal sebab ekornya lebih panjang  dibandingkan dengan candle sekitarnya serta melampaui  level resisten kunci, sehingga berindikasi bahwa penolakan kuat atau juga false-break (tembus tipuan)  dari resisten penting tersebut  telah berlangsung. Maka, terdapat tingkat kemungkinan tinggi bahwa harga akan bergerak lebih rendah setelah formasi pin bar tersebut terbentuk. . Perhatikan 50% dari panjang ekor pin bar terpasang posisi sell limit dengan perkiraan bahwa candle berikutnya akan mencapai 50% dari panjang ekor pin bar tersebut sebelum pasar secara signifikan anjlok lebih dalam…

- Formasi Pin Bar  dalam Tren Saat  Bertemu dengan Beragam Faktor

Pada contoh grafik di bawah ini, kita menemukan satu pin bar bearish untuk sinyal sell yang terbentuk dalam struktur pasar sedang bertendensi menurun dan juga bertemu dengan level resisten. Pertemuan antara EMA 8 (garis merah) dan EMA 21 (garis biru) dan resisten horizontal pada level 1.3200 saat tren menurun, memberi peluang untuk sinyal sell. Pada saat  kita temukan formasi pin bar yang ideal seperti di bawah ini, serta pertemuannya dengan area atau level signifikan di pasar, maka memuat potensi profit yang tinggi

Beberapa nama atau sebutan lain untuk formasi pin bar telah dijelaskan dalam studi analisa teknikal, terutama yang berkenaan dengan pola-pola candlestick klasik Jepang, yang mempunyai terminologi agak berbeda:

Satu formasi pin bar untuk pembalikan menurun (bearish reversal) atau top reversal pin bar formation disebut juga sebagai “long wicked inverted hammer”, atau “long wicked doji” atau “long wicked gravestone” atau juga sebagai “shooting star”

Satu formasi pin bar untuk pembalikan naik (bullish reversal) atau bottom reversal pin bar formation disebut juga sebagai “long wicked hammer”, atau “long wicked doji” atau juga “long wicked dragonfly”.

Kesimpulan:

Formasi pin bar merupakan satu elemen  yang sangat berharga saat kita mengaplikasikan strategi trading  berbarengan dengan pengamatan kita terhadap gerak harga. Strategi terbaik untuk formasi pin bar adalah pada saat terjadi pertemuan dengan level-level support atau resisten, konfirmasi tren yang dominan, atau faktor-faktor penegas lainnya.

Formasi pin bar juga berlaku pada semua kerangka waktu, namun sangat powerful pada kerangka waktu  1 jam, 4 jam dan Daily dan juga Weekly serta Monthly. Sehingga dengan menerapkan strategi trading via formasi pin bar secara konsisten dan disiplin plus sabar, maka peluang profit secara bersinambung juga terbuka.

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1hpc7Mb

Bearish Emas Incar Support Kritis, 1277.00

Fokus Fundamental:

Atmosfir positif yang digemakan oleh paket indikator ekonomi Amerika Serikat sejak pekan kemarin, nampak masih berimbas positif terhadap pergerakan dollar hingga hari ini .Dan konsekuensi logis dari fakta tersebut berujung pada performa negatif jejak Emas sebagai safe-haven.  Pola alihan pelepasan Emas oleh para trader dan investor nampaknya kian sporadis dan massif setelah  garis tren naik Daily (1298.80) dapat ditembus serta support kritis 1277.50 sukses diterabas. Pada jam 21.00 WIB malam ini, segenap trader dan investor Emas akan tersedot atensinya pada data vital dari Washington, yaitu USD New Home Sales dengan estimasi lebih bagus, yaitu 455.000 unit dibandingkan sebelumnya, 440.000 unit.

Jika data tersebut berlabel “sangat memuaskan” dan lebih bagus dari estimasi, maka kans Emas untuk kembali jatuh di bawah support 1277.00 akan kian terbuka. Sebaliknya, jika hasilnya berlabel “tidak memuaskan” atau bahkan lebih jelek dari sebelumnya, akan menjadi faktor katalis bagi recovery moderat Emas, untuk setidaknya menyapa resisten 1298.80.

Perspektif Teknikal:

Bergerak di bawah garis tren naik Daily (1298.80) bermakna negatif, dan jika Emas konsisten melaju di bawah 1285.00 akan memicu penurunan lebih lanjut, kendati  syarat utama untuk mempertegas  tinjauan negatif ke depannya,  adalah kemestian Emas menembus support 1277.00. RSI menunjukan  bias bearish dan berada  pada level 31. Jika pergerakan RSI terus di bawah  level 50 maka validitas bearish kian menguat . Dan secara general, jika  pergerakan Emas  konsisten di bawah level  psikologis 1300.00 mengindikasikan kemungkinan bearish lanjutan semakin mengkristal.

Support :  1277.00; 1259.49; 1236.19; 1215.29

Resisten: 1294.67; 1298.80; 1314.00; 1324.72

Rekomendasi: Berdasarkan paparan di atas, maka level –level  sell adalah 1294.67; 1298.80 dan 1314.00 sedangkan untuk level-level buy adalah 1259.49; 1236.19 dan 1215.29. Area untuk sell break adalah 1277.00  

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1iKPHtM

Strategi Trading Memanfaatkan Pola Pin Bar

Formasi  Pin Bar adalah suatu pola pembalikan gerak harga yang menunjukkan bahwa level atau titik harga tertentu di pasar mendapat penolakan

Contoh  Pola Pin Bar:

Secara definisi: Pin Bar sendiri adalah sebuah bar atau candle yang ditandai dengan  ekor yang panjang  dan badan yang lebih kecil .Karena mayoritas trader professional menggunakan chart candlestick, maka contoh-contoh yang akan dipaparkan di bawah ini juga  diwakili oleh  Candle  atau tepatnya Candle Pola Pin Bar.

Beberapa Karakteristik dari  Formasi Pin Bar

-Pin bar harus mempunyai ekor di atas atau di bawah yang lebih panjang dibandingkan dengan tubuhnya, karena sebagian pola pin bar nampak mempunyai ekor  tetapi tidak valid

- Area/harga  antara  pembukaan/ open dan penutupan/ close  dari Pin Bar di sebut “body” atau “real body”. Biasanya berwarna putih atau hijau  ketika harga penutupan lebih tinggi daripada harga pembukaan dan  berwarna hitam atau merah jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan

-Harga  open dan close dari Pin Bar  harus sangat dekat secara bersamaan atau setara (harga sama). Lebih dekat lebih baik

-Harga open dan close dari Pin Bar mendekati  candle terakhir, lebih dekat pada candle akhir  lebih baik

-Ekor dari Pin Bar harus lebih panjang  dari candle sekelilingnya , ekor yang lebih panjang dari  sebuah candle Pin Bar lebih baik

Formasi Pin Bar untuk Pembalikan Harga Naik (Bullish Reversal)

Penentuan suatu Candle Pola Pin Bar yang mengindikasikan harga berbalik naik (bullish reversal) adalah pada saat satu candle pin bar ekornya memanjang di bawah sebab kondisi tersebut  mengindikasikan  terjadinya rejeksi /penolakan dari harga yang lebih rendah atau merupakan  level support. Pola ini sangat sering menggiring pada kenaikan harga

Formasi Pin Bar untuk Pembalikan Harga Turun (Bearish Reversal)

Identitas Candle Pola Pin Bar untuk ciri dari pembalikan harga turun (bearish reversal) adalah ditandai dengan ekor yang panjang di atas body sebab kondisi tersebut menunjukkan penolakan dari harga yang lebih tinggi  atau  merupakan level  resisten . Pola ini sering memicu harga anjlok

 

Contoh Formasi Pin Bar dalam Gerak Harga

Di bawah ini adalah grafik Daily dari CAD/JPY,  kita bisa melihat beberapa formasi pin bar yang teridentifikasi dengan bagus dan  sesuai. Perhatikan bagaimana semua ekor pin bar dengan jelas keluar dari gerak harga sekelilingnya, yang mengindikasikan rejeksi/penolakan dari harga-harga yang lebih rendah.

Semua pola pin bar di atas adalah contoh dari “formasi pin bar bullish reversal”

Merujuk pada grafik Daily untuk USDJPY di bawah ini, kita bisa melihat satu formasi pin bar yang ideal sehingga   menghasilkan gerakan yang mengesankan serta disertai dengan pembalikan arah tren. Terkadang pola pin bar tersebut  berlaku pada titik balik pasar yang signifikan dan merubah tren secara  sangat cepat. Contoh di bawah ini acapkali  disebut juga  sebagai “V Bottom Reversal”, sebab pola pembalikan (reversal) begitu tajam mirip  hurup V.

Di bawah ini kami sajikan juga contoh pola pin bar yang sangat menguntungkan  dalam pasar yang sedang trending , sebagaimana pada grafik Daily untuk pergerakan GBPJPY yang mengindikasikan  beberapa candle berpola pin bar muncul pada tren naik dengan tingkat akurasi yang tinggi. Perhatikan  dua pin bar dari ujung bagian kiri grafik menandai dimulainya  tren naik, lantas tren bergerak progresif  dengan peluang  sangat tinggi untuk  aksi beli dari pola pin bar bullish reversal :

bersambung…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1jzefCE

Trading Menggunakan Pola Divergen

Trading Menggunakan Pola Divergen
Terdapat dua tipe divergen:
1.    Divergen Reguler (Regular divergence)
2.    Divergen Tersembunyi (Hidden divergence)
Setiap tipe divergen akan mengandung bias bullish atau bias bearish.Kami akan coba sajikan aplikasi dan identifikasi antara divergen regular dan divergen tersembunyi secara cepat  


9 Aturan untuk Trading Pola Divergen
Sebelum kita mulai bertransaksi dengan mengamati pola divergen, ada 9 aturan untuk aplikasi trading divergen antara lain:
1. Pastikan Pengamatan Kita Jelas
Untuk menentukan adanya pola divergen, harga harus membentuk salah satu dari syarat berikut ini:
•    Level High lebih tinggi dari high sebelumnya (Higher high than the previous high)
•    Level Low lebih rendah dari low sebelumnya (Lower low than the previous low)
•    Dua Level Tertinggi (Double top)
•    Dua Level Terendah (Double bottom)
Jika terbentuk pola harga dari salah satu syarat di atas, bersiaplah untuk trading:

2.    Buat garis dari puncak dan lembah secara bururutan
Ingat kita bisa bertindak terhadap gerakan harga terbaru. Amati. Ingat kita hanya akan mengamati 4 hal: Level High lebih tinggi, Level High dalam kondisi flat (mendatar), Level Low lebih rendah dan Level Low dalam kondisi flat (mendatar)
Sekarang buat garis dari level high atau  level low menuju level high atau level low sebelumnya . Dan kini terdapat level-level Utama Tertinggi atau Terendah secara bersinambung. Jika kita melihat lekukan naik atau menurun antara dua leveI Tertinggi atau Terendah. Bersiaplah untuk aksi.

3. Hubungkan Level-level High dan Level-level Low Saja
Sekilas kita amati dua ayunan level High terbentuk, kita hubungkan level-level High tersebut.Jika dua level Low terbentuk, hubungkan level-level Low tersebut. Jangan membuat kesalahan dengan mencoba menarik garis dari level low ketika kita melihat ada dua level High yang lebih tinggi .

4. Amati Pergerakan Harga
Setelah kita menyambungkan dua level high ata low dengan garis tren . Sekarang lihat indikator yang kita sukai dan gunakan dan bandingkan dengan pergerakan harga. Dimanapun indikator digunakan, ingat kita membandingkannya dengan level-level high dan low .Sebagian indikator semisal  MACD atau Stochastic punya banyak garis. Namun tetaplah focus pada level-level tertinggi dan terendah

5. Harmoniskan Koneksi Antar Level Harga dan Indikator
Jika kita menarik satu garis yang menghubungkan dua level harga tertinggi , kita harus manarik satu garis terkoneksi dengan dua level tertinggi juga berlaku untuk indikator . Juga untuk koneksi dua level harga terendah . Jika kita menarik satu garis yang menghubungkan dua level harga terendah, kita harus juga menarik garis terkoneksi dua level terendah dari indikator, sehingga harmonis.

6. Tarik Garis Vertikal
Level-level harga tertinggi atau terendah yang kita identifikasi pada indikator harus sesuai secara vertical dengan level harga tertinggi atau terendah .

7. Amati Pola Garis Miring Naik (Asceding)  dan Garis Miring Turun (Descending)
Divergen hanya berlaku jika pola garis miring naik yang merupakan koneksi indikator level tertinggi atau terendah berbeda dengan pola garis miring yang terkoneksi antara level harga tertinggi atau terendah. Dan terbagi dalam  formasi;  Ascending (garis miring menaik) ; Descending ( garis miring menurun) dan Flat (mendatar)

8. Jika Harga Mulai Bergerak, Amati Gerakan Berikutnya
Jika kita menangkap pola divergen, tetapi harga sudah berbalik arah dan bergerak dalam satu arah untuk beberapa saat, pola divergensi telah berlalu. Kita mesti menunggu untuk ayunan harga level tertinggi atau terendah lainnya terbentuk dan mulai menyimak pola divergen lainnya

9. Pola Divergen dalam Kerangka Waktu Lebih Panjang, Lebih Meyakinkan
Sinyal-sinyal divergen cenderung lebih akurat dalam kerangka waktu yang lebih panjang dan kita akan mendapatkan sedikit sinyal palsu. Hal ini berarti transaksi yang lebih sedikit atau jarang,  tetapi jika struktur transaksi kita bagus, maka potensi profit akan lebih besar.Pola divergen dalam kerangka waktu yang lebih pendek terjadi lebih sering, tetapi sedikit terpercaya atau kerap bersinyal palsu
Kami menyarankan hanya mengamati pola divergen pada kerangka waktu 1 jam atau lebih panjang . Sebagian trader menggunakan dalam kerangka waktu 15 menit bahkan kurang, yang biasanya terlalu riskan.

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1l0gHWJ

Atmosfir Bearish Masih Membayangi Emas

Perspektif Fundamental:

Soliditas data indikator ekonomi Amerika Serikat sepanjang pekan kemarin, secara efektif sukses mendesak Emas menjejaki fase bearish trend. Meski  awal pekan ini diselingi oleh absennya pasar Eropa, namun ekstensi tekanan jual masih membayangi Emas. Pada hari Selasa tanggal 22 April, Dominasi seller Emas kembali akan diuji oleh publikasi data vital dari Washington, yaitu  USD Existing Home Sales pada jam 21.00 WIB, dengan estimasi 4.57 juta unit di bandingkan sebelumnya, 4.60 juta unit. Jika hasil data tersebut lebih bagus dari ekspektasi bahkan mengatasi data sebelumnya, intensitas tekanan jual akan kian kuat membelenggu Emas.

Sebaliknya, jika data tersebut berlabel tidak memuaskan atau bahkan jauh lebih jelek dari ekspektasi, maka Emas berpeluang untuk meniti fase recovery.

Dari perspektif teknikal:

Tekanan jual Emas akan kian menguat jika tembus support 1277.50 dengan target lanjutan mengusik  zona fibo ekspansi 61.8% (1259.49). Ekstensi jual di bawah level 125.49, setidaknya  membuka peluang menuju dua area support 1236.19 dan zona fibo ekspansi 100% ( 1215.29)

Perjuangan Emas untuk menjejaki fase recovery akan mendapati resistensi sejak level 1298.75 hingga zona EMA 200 (1325.90) Resisten kritis berada pada level 1331.00. Sebab pergerakan di atas level tersebut akan memulihkan Emas untuk menata bullish trend.  Kondisi RSI yang berada pada level 33, juga mempertegas bias bearish Emas .Titik referensi fibo ekstensi adalah dari level 1391.55 (high, 17 Maret) menuju level  1277.50 (low, 2 April) dan koreksi pada level  1331.00 (high 14 April).

Strategi Transaksi disarankan untuk sell pada saat harga menyentuh level-level resisten, 1298.75;  dan 1325.90. Strategi counter-trend untuk kerangka waktu pendek dapat dipertimbangkan pada level-level support; 1259.49 dan 1245.29

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1tsLCPq

Bagaimana Trading dengan Pola Divergen

Trading Menggunakan Pola Divergen

Terdapat dua tipe divergen:

  1. Divergen Reguler (Regular divergence)
  2. Divergen Tersembunyi (Hidden divergence)

Setiap tipe divergen akan mengandung bias bullish atau bias bearish.Kami akan coba sajikan aplikasi dan identifikasi antara divergen regular dan divergen tersembunyi secara cepat  

Tipe

Bias

Harga

Oscillator

Penjelasan

Contoh

Regular

Bullish

Level Low Lebih Rendah (lower low)

Level Low Lebih Tinggi (higher low)

Berindikasi Menguat. Penurunan  berakhir.
Peringatan kemungkinan arah tren berubah dari (bearish/menurun) menuju bullish/naik.

 

Bearish

Level High Lebih Tinggi (Higher High)

Level High Lebih Rendah (Lower High)

Berindikasi Melemah. Kenaikan Berakhir  
Peringatan kemungkinan arah tren berubah dari bullish /naik menjadi bearish/menurun

 

Hidden

Bullish

Level Low Lebih Tinggi (Higher Low)

Level Low Lebih Rendah (Lower Low)

Berindikasi Menguat. Bagus untuk masuk posisi baru (entry) atau masuk posisi lagi (re-entry). Berlangsung selama koreksi dalam tren naik. Menarik untuk diamati selama harga menguji lagi level low sebelumnya.” Beli di harga low”

 

Bearish

Level High lebih Rendah

(Lower High)

Level High lebih Tingi

(Higher High)

Berindikasi Melemah. Terjadi selama koreksi dalam tren menurun. Menarik untuk diamati selama harga menguji lagi level high sebelumnya. “Jual saat turun”

 

9 Aturan untuk Trading Pola Divergen

Sebelum kita mulai bertransaksi dengan mengamati pola divergen, ada 9 aturan untuk aplikasi trading divergen antara lain:

1. Pastikan Pengamatan Kita Jelas

Untuk menentukan adanya pola divergen, harga harus membentuk salah satu dari syarat berikut ini:

  • Level High lebih tinggi dari high sebelumnya (Higher high than the previous high)
  • Level Low lebih rendah dari low sebelumnya (Lower low than the previous low)
  • Dua Level Tertinggi (Double top)
  • Dua Level Terendah (Double bottom)

Jika terbentuk pola harga dari salah satu syarat di atas, bersiaplah untuk trading:

 


 

2.      Buat garis dari puncak dan lembah secara bururutan

Ingat kita bisa bertindak terhadap gerakan harga terbaru. Amati. Ingat kita hanya akan mengamati 4 hal: Level High lebih tinggi, Level High dalam kondisi flat (mendatar), Level Low lebih rendah dan Level Low dalam kondisi flat (mendatar)

Sekarang buat garis dari level high atau  level low menuju level high atau level low sebelumnya . Dan kini terdapat level-level Utama Tertinggi atau Terendah secara bersinambung. Jika kita melihat lekukan naik atau menurun antara dua leveI Tertinggi atau Terendah. Bersiaplah untuk aksi.

3. Hubungkan Level-level High dan Level-level Low Saja

Sekilas kita amati dua ayunan level High terbentuk, kita hubungkan level-level High tersebut.Jika dua level Low terbentuk, hubungkan level-level Low tersebut. Jangan membuat kesalahan dengan mencoba menarik garis dari level low ketika kita melihat ada dua level High yang lebih tinggi .

 

 

4. Amati Pergerakan Harga

Setelah kita menyambungkan dua level high ata low dengan garis tren . Sekarang lihat indikator yang kita sukai dan gunakan dan bandingkan dengan pergerakan harga. Dimanapun indikator digunakan, ingat kita membandingkannya dengan level-level high dan low .Sebagian indikator semisal  MACD atau Stochastic punya banyak garis. Namun tetaplah focus pada level-level tertinggi dan terendah

 

5. Harmoniskan Koneksi Antar Level Harga dan Indikator

Jika kita menarik satu garis yang menghubungkan dua level harga tertinggi , kita harus manarik satu garis terkoneksi dengan dua level tertinggi juga berlaku untuk indikator . Juga untuk koneksi dua level harga terendah . Jika kita menarik satu garis yang menghubungkan dua level harga terendah, kita harus juga menarik garis terkoneksi dua level terendah dari indikator, sehingga harmonis.

 

 

 

6. Tarik Garis Vertikal

Level-level harga tertinggi atau terendah yang kita identifikasi pada indikator harus sesuai secara vertical dengan level harga tertinggi atau terendah .

 

7. Amati Pola Garis Miring Naik (Asceding)  dan Garis Miring Turun (Descending)

Divergen hanya berlaku jika pola garis miring naik yang merupakan koneksi indikator level tertinggi atau terendah berbeda dengan pola garis miring yang terkoneksi antara level harga tertinggi atau terendah. Dan terbagi dalam  formasi;  Ascending (garis miring menaik) ; Descending ( garis miring menurun) dan Flat (mendatar)

 

8. Jika Harga Mulai Bergerak, Amati Gerakan Berikutnya

Jika kita menangkap pola divergen, tetapi harga sudah berbalik arah dan bergerak dalam satu arah untuk beberapa saat, pola divergensi telah berlalu. Kita mesti menunggu untuk ayunan harga level tertinggi atau terendah lainnya terbentuk dan mulai menyimak pola divergen lainnya

 

9. Pola Divergen dalam Kerangka Waktu Lebih Panjang, Lebih Meyakinkan

Sinyal-sinyal divergen cenderung lebih akurat dalam kerangka waktu yang lebih panjang dan kita akan mendapatkan sedikit sinyal palsu. Hal ini berarti transaksi yang lebih sedikit atau jarang,  tetapi jika struktur transaksi kita bagus, maka potensi profit akan lebih besar.Pola divergen dalam kerangka waktu yang lebih pendek terjadi lebih sering, tetapi sedikit terpercaya atau kerap bersinyal palsu

Kami menyarankan hanya mengamati pola divergen pada kerangka waktu 1 jam atau lebih panjang . Sebagian trader menggunakan dalam kerangka waktu 15 menit bahkan kurang, yang biasanya terlalu riskan.

 

Bagaimana Trading dengan Pola Divergen?

Di bawah ini diurai-jelaskan secara singkat bagaimana trading dengan pola divergen . Kita akan tunjukkan beberapa contoh pola divergen antara pergerakan harga dan indikator  

Pertama, mari kita lihat contoh Divergen Reguler dalam grafik Daily USDCHF di bawah ini:

 

Kita bisa amati  dari garis tren yang sedang menurun bahwa USDCHF  berada dalam tren menurun. Namun, terdapat sinyal-sinyal bahwa penurunan tren tersebut akan berakhir. Ketika harga telah membentuk level-level low yang lebih rendah,  stochastic (indikator yang kita pilih) sedang mengindikasikan terbentuknya level low yang lebih tinggi .

Ada keraguan di sini apakah pola reversal (pembalikan) akan berakhir ?Apakah saatnya untuk aksi beli?

 

Jika kita berpendapat Ya untuk aksi beli,  maka kita benar dan harga bergerak naik sebagaimana terlihat pada grafik di atas !

Ternyata bahwa divergensi antara gerak stochastic dan gerak harga merupakan sinyal yang bagus untuk aksi buy . Harga menembus garis tren menurun dan membentuk tren  naik yang baru . Jika kita telah membeli di area dekat level low, kita akan menghasilkan ribuan poin profit, karena USDCHF terus membentuk level yang lebih tinggi bahkan dalam beberapa bulan berikutnya.

Sekarang kita ketahui bagaimana para buyer cepat memasuki tren sedini mungkin! Sebelum bergerak , apakah kita perhatikan dua level low (tweezer) terbentuk pada level low kedua?

Perhatikan petunjuk lain bahwa satu pola reversal sedang berlangsung . Kondisi ini akan memberi kita lebih terkonfirmasi bahwa suatu tren sedang bergerak menuju akhir, memberi kita alasan kuat untuk meyakini kekuatan pola divergen. Sekali lagi mari  kita amati USDCHF dalam chart Daily.

 

Di atas kita melihat USDCHF membentuk tren menurun. Perhatikan bagaimana harga membentuk level high yang lebih rendah (lower highs) tetapi stochastic membentuk level high yang lebih tinggi (higher highs).

Mengacu pada pola tersebut, kita melihatnya sebagai  divergen menurun tersembunyi  (hidden bearish divergence). Apakah saatnya untuk kembali pada tren semula?. Jika kita tidak yakin, kita pertama kali harus memonitor garis-garis yang terbentuk.

 

Dan ternyata tren berlanjut !Harga memantul dari garis tren, lantas anjlok hampir 200 pips. Bayangkan jika kita mengamati pola divergen dan melihat sinyal yang berpotensi untuk kelanjutan suatu tren, kita akan meraup laba besar.

 

 

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1ezzGqM

AUDUSD Menanti Data China

Risiko utama untuk  pergerakan AUDUSD hari ini akan datang dari data ekonomi Cina, yaitu China GDP (estimasi 7.4% dari 7.7%) dan China  Industrial Production (estimasi, 9.1% dari  8.6%http://ift.tt/1iWcEq2 ) dan data dari China tersebut diperkirakan akan mempengaruhi volatilitas jejak AUDUSD setidaknya hingga penutupan sesi pasar Asia.

Jika secara general data dari China selaras dengan ekspektasi atau bahkan lebih bagus, maka kans AUDUSD untuk bergerak naik cukup terbuka, sebaliknya bila hasil dari data China tidak mendapat apresiasi dari pasar atau berkualifikasi “sangat mengecewakan” maka performa negatif AUDUSD selama sesi transaksi hari Selasa kemarin, nampaknya akan berlanjut dan mempertegas bearish AUDUSD

Read More…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1evEOfE