Bagaimana Trading dengan Pola Divergen

Trading Menggunakan Pola Divergen

Terdapat dua tipe divergen:

  1. Divergen Reguler (Regular divergence)
  2. Divergen Tersembunyi (Hidden divergence)

Setiap tipe divergen akan mengandung bias bullish atau bias bearish.Kami akan coba sajikan aplikasi dan identifikasi antara divergen regular dan divergen tersembunyi secara cepat  

Tipe

Bias

Harga

Oscillator

Penjelasan

Contoh

Regular

Bullish

Level Low Lebih Rendah (lower low)

Level Low Lebih Tinggi (higher low)

Berindikasi Menguat. Penurunan  berakhir.
Peringatan kemungkinan arah tren berubah dari (bearish/menurun) menuju bullish/naik.

 

Bearish

Level High Lebih Tinggi (Higher High)

Level High Lebih Rendah (Lower High)

Berindikasi Melemah. Kenaikan Berakhir  
Peringatan kemungkinan arah tren berubah dari bullish /naik menjadi bearish/menurun

 

Hidden

Bullish

Level Low Lebih Tinggi (Higher Low)

Level Low Lebih Rendah (Lower Low)

Berindikasi Menguat. Bagus untuk masuk posisi baru (entry) atau masuk posisi lagi (re-entry). Berlangsung selama koreksi dalam tren naik. Menarik untuk diamati selama harga menguji lagi level low sebelumnya.” Beli di harga low”

 

Bearish

Level High lebih Rendah

(Lower High)

Level High lebih Tingi

(Higher High)

Berindikasi Melemah. Terjadi selama koreksi dalam tren menurun. Menarik untuk diamati selama harga menguji lagi level high sebelumnya. “Jual saat turun”

 

9 Aturan untuk Trading Pola Divergen

Sebelum kita mulai bertransaksi dengan mengamati pola divergen, ada 9 aturan untuk aplikasi trading divergen antara lain:

1. Pastikan Pengamatan Kita Jelas

Untuk menentukan adanya pola divergen, harga harus membentuk salah satu dari syarat berikut ini:

  • Level High lebih tinggi dari high sebelumnya (Higher high than the previous high)
  • Level Low lebih rendah dari low sebelumnya (Lower low than the previous low)
  • Dua Level Tertinggi (Double top)
  • Dua Level Terendah (Double bottom)

Jika terbentuk pola harga dari salah satu syarat di atas, bersiaplah untuk trading:

 


 

2.      Buat garis dari puncak dan lembah secara bururutan

Ingat kita bisa bertindak terhadap gerakan harga terbaru. Amati. Ingat kita hanya akan mengamati 4 hal: Level High lebih tinggi, Level High dalam kondisi flat (mendatar), Level Low lebih rendah dan Level Low dalam kondisi flat (mendatar)

Sekarang buat garis dari level high atau  level low menuju level high atau level low sebelumnya . Dan kini terdapat level-level Utama Tertinggi atau Terendah secara bersinambung. Jika kita melihat lekukan naik atau menurun antara dua leveI Tertinggi atau Terendah. Bersiaplah untuk aksi.

3. Hubungkan Level-level High dan Level-level Low Saja

Sekilas kita amati dua ayunan level High terbentuk, kita hubungkan level-level High tersebut.Jika dua level Low terbentuk, hubungkan level-level Low tersebut. Jangan membuat kesalahan dengan mencoba menarik garis dari level low ketika kita melihat ada dua level High yang lebih tinggi .

 

 

4. Amati Pergerakan Harga

Setelah kita menyambungkan dua level high ata low dengan garis tren . Sekarang lihat indikator yang kita sukai dan gunakan dan bandingkan dengan pergerakan harga. Dimanapun indikator digunakan, ingat kita membandingkannya dengan level-level high dan low .Sebagian indikator semisal  MACD atau Stochastic punya banyak garis. Namun tetaplah focus pada level-level tertinggi dan terendah

 

5. Harmoniskan Koneksi Antar Level Harga dan Indikator

Jika kita menarik satu garis yang menghubungkan dua level harga tertinggi , kita harus manarik satu garis terkoneksi dengan dua level tertinggi juga berlaku untuk indikator . Juga untuk koneksi dua level harga terendah . Jika kita menarik satu garis yang menghubungkan dua level harga terendah, kita harus juga menarik garis terkoneksi dua level terendah dari indikator, sehingga harmonis.

 

 

 

6. Tarik Garis Vertikal

Level-level harga tertinggi atau terendah yang kita identifikasi pada indikator harus sesuai secara vertical dengan level harga tertinggi atau terendah .

 

7. Amati Pola Garis Miring Naik (Asceding)  dan Garis Miring Turun (Descending)

Divergen hanya berlaku jika pola garis miring naik yang merupakan koneksi indikator level tertinggi atau terendah berbeda dengan pola garis miring yang terkoneksi antara level harga tertinggi atau terendah. Dan terbagi dalam  formasi;  Ascending (garis miring menaik) ; Descending ( garis miring menurun) dan Flat (mendatar)

 

8. Jika Harga Mulai Bergerak, Amati Gerakan Berikutnya

Jika kita menangkap pola divergen, tetapi harga sudah berbalik arah dan bergerak dalam satu arah untuk beberapa saat, pola divergensi telah berlalu. Kita mesti menunggu untuk ayunan harga level tertinggi atau terendah lainnya terbentuk dan mulai menyimak pola divergen lainnya

 

9. Pola Divergen dalam Kerangka Waktu Lebih Panjang, Lebih Meyakinkan

Sinyal-sinyal divergen cenderung lebih akurat dalam kerangka waktu yang lebih panjang dan kita akan mendapatkan sedikit sinyal palsu. Hal ini berarti transaksi yang lebih sedikit atau jarang,  tetapi jika struktur transaksi kita bagus, maka potensi profit akan lebih besar.Pola divergen dalam kerangka waktu yang lebih pendek terjadi lebih sering, tetapi sedikit terpercaya atau kerap bersinyal palsu

Kami menyarankan hanya mengamati pola divergen pada kerangka waktu 1 jam atau lebih panjang . Sebagian trader menggunakan dalam kerangka waktu 15 menit bahkan kurang, yang biasanya terlalu riskan.

 

Bagaimana Trading dengan Pola Divergen?

Di bawah ini diurai-jelaskan secara singkat bagaimana trading dengan pola divergen . Kita akan tunjukkan beberapa contoh pola divergen antara pergerakan harga dan indikator  

Pertama, mari kita lihat contoh Divergen Reguler dalam grafik Daily USDCHF di bawah ini:

 

Kita bisa amati  dari garis tren yang sedang menurun bahwa USDCHF  berada dalam tren menurun. Namun, terdapat sinyal-sinyal bahwa penurunan tren tersebut akan berakhir. Ketika harga telah membentuk level-level low yang lebih rendah,  stochastic (indikator yang kita pilih) sedang mengindikasikan terbentuknya level low yang lebih tinggi .

Ada keraguan di sini apakah pola reversal (pembalikan) akan berakhir ?Apakah saatnya untuk aksi beli?

 

Jika kita berpendapat Ya untuk aksi beli,  maka kita benar dan harga bergerak naik sebagaimana terlihat pada grafik di atas !

Ternyata bahwa divergensi antara gerak stochastic dan gerak harga merupakan sinyal yang bagus untuk aksi buy . Harga menembus garis tren menurun dan membentuk tren  naik yang baru . Jika kita telah membeli di area dekat level low, kita akan menghasilkan ribuan poin profit, karena USDCHF terus membentuk level yang lebih tinggi bahkan dalam beberapa bulan berikutnya.

Sekarang kita ketahui bagaimana para buyer cepat memasuki tren sedini mungkin! Sebelum bergerak , apakah kita perhatikan dua level low (tweezer) terbentuk pada level low kedua?

Perhatikan petunjuk lain bahwa satu pola reversal sedang berlangsung . Kondisi ini akan memberi kita lebih terkonfirmasi bahwa suatu tren sedang bergerak menuju akhir, memberi kita alasan kuat untuk meyakini kekuatan pola divergen. Sekali lagi mari  kita amati USDCHF dalam chart Daily.

 

Di atas kita melihat USDCHF membentuk tren menurun. Perhatikan bagaimana harga membentuk level high yang lebih rendah (lower highs) tetapi stochastic membentuk level high yang lebih tinggi (higher highs).

Mengacu pada pola tersebut, kita melihatnya sebagai  divergen menurun tersembunyi  (hidden bearish divergence). Apakah saatnya untuk kembali pada tren semula?. Jika kita tidak yakin, kita pertama kali harus memonitor garis-garis yang terbentuk.

 

Dan ternyata tren berlanjut !Harga memantul dari garis tren, lantas anjlok hampir 200 pips. Bayangkan jika kita mengamati pola divergen dan melihat sinyal yang berpotensi untuk kelanjutan suatu tren, kita akan meraup laba besar.

 

 

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1ezzGqM

AUDUSD Menanti Data China

Risiko utama untuk  pergerakan AUDUSD hari ini akan datang dari data ekonomi Cina, yaitu China GDP (estimasi 7.4% dari 7.7%) dan China  Industrial Production (estimasi, 9.1% dari  8.6%http://ift.tt/1iWcEq2 ) dan data dari China tersebut diperkirakan akan mempengaruhi volatilitas jejak AUDUSD setidaknya hingga penutupan sesi pasar Asia.

Jika secara general data dari China selaras dengan ekspektasi atau bahkan lebih bagus, maka kans AUDUSD untuk bergerak naik cukup terbuka, sebaliknya bila hasil dari data China tidak mendapat apresiasi dari pasar atau berkualifikasi “sangat mengecewakan” maka performa negatif AUDUSD selama sesi transaksi hari Selasa kemarin, nampaknya akan berlanjut dan mempertegas bearish AUDUSD

Read More…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1evEOfE

Trading Signal Akurat

vimax herbalVimax Herbal Canada adalah produk herbal yang sangat efektip dan berhasiat untuk masalah laki-laki yang dapat menambah panjang dan lingkar alat vital, keinginan seksual, kesehatan seksual dan membantu untuk mencapai ereksi kuat. Di formulasikan dari tumbuh-tumbuhan yang berasal dari seluruh dunia yang telah terbukti berhasiat, Anda akan yakin bahwa Vimax akan dapat meningkatkan kualitas kehidupan sexual anda. dapatkan vimax herbal
Info Selengkapnya : www.vimax-herbal.com

Open Orders

Performance

Gain & Equity

The post Trading Signal Akurat appeared first on Self Access Center.

from Self Access Center http://ift.tt/1ettHUy

Value Emas Kian Terkelupas Menjelang Testimoni Yellen

Emas terjungkal dari posisi puncak tiga pekan, menyusul  publikasi paket data indikator ekonomi AS yang mengalami kemajuan mengesankan, serta efektif meredam permintaan atas Emas sebagai safe-haven. Potret US Retail Sales terlacak mengisyaratkan  rangkaian data yang penuh optimis, sehingga memercikkan penguatan   harapan  bagi  pemulihan negara terdepan ekonominya di dunia tersebut

US Retail Sales mencapai level tertingginya dalam 1 ½ tahun terakhir pada bulan Maret dengan lonjakan 1.1%  dari data revisi 0.7%. Bagusnya data Retail Sales, diperkirakan akan memberi inspirasi positif bagi data US Empire State Manufacturing index yang akan dirilis pada jam 19.30 WIB malam ini.

Pada faktanya, atensi para investor telah beralih dari ketegangan geopolitik di Ukraina menuju data AS sebagai upaya pengumpulan petunjuk  terhadap tinjauan dan kebijakan moneter  Federal Reserve  ke depan.

Read More…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1kWzmFF

EURUSD Tertekan Pasca Data US Retail Sales

Secara general, mata uang utama menurun terhadap dollar pada sesi transaksi akhir pekan kemarin. Pada awal pekan ini, open gap EURUSD pada level 1.3840, dibandingkan dengan penutupan pada hari Jumat (1.3881) hanya mampu mendiami level high 1.3861, meski data EUR Industrial Production untuk bulan Februari, naik selaras dengan ekspektasi, yaitu 0.2% , namun tidak mendongkrak performa Euro.

 Sebaliknya, dollar kian menguat setelah data USD Core Retail  Sales untuk bulan Maret, naik 0.7% dari 0.3% juga melebihi ekspektasi, yaitu 0.5%. USD Retail Sales, tercatat naik 1.1% dari bulan Feberuari (0.7%)

 Sedikit redanya ketegangan antara Ukraina dan Rusia, juga membuka peluang bagi dollar untuk berbalik menekan mata uang utama lainnya, termasuk mata uang zona Eropa

Read More…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1kXqN8W

EMAS Konsolidasi Menjelang Data AS

Menjelang publikasi data vital dari Washington pada jam 20.00 WIB Jumat malam ini,  yaitu USD PPI (prediksi 0.1% dari -0.1% ) dan Prelim UoM Consumer Sentiment (prediksi 81.2 dari 80.0), EMAS (XAUUSD) nampak berada  dalam fase konsolidasi dengan support terdekat pada zona EMA 200 chart 4 jam (1311.62) dan 1306.55.

Read More…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1oSBrEe

Peluang Buy AUDUSD

Sajian grafik 1 jam mengindikasikan AUDUSD sedang mengalami fase koreksi, namun tren naik masih kental,  sehingga level 0.9360 dan 0.9296 (EMA 200) dapat dipertimbangkan untuk aksi buy dengan stop loss 40 pips dan target 80 pips dan trailing stop 20 pips.

Read More…

Source : www.fxcosmic.com | http://ift.tt/1gbnp75